15 Juni 2020

BASARNAS MATARAM CARI SEORANG PEMANCING YANG TENGGELAM TERSERET OMBAK DI PANTAI MEANG




Sasambonews- Seorang pemancing terseret ombak di pantai Meang dusun Pangsing desa Buwun Mas kec. Sekotong kab. Lombok Barat pada, Sabtu (13/6).

Agus Salim (26) warga dusun bertong desa Cendi Manik kec. Sekotong kab. Lombok Barat dilaporkan tenggelam terseret ombak oleh bapak Dahri ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram.

“Sejak kemarin malam pukul 20.15 wita kami menerjunkan personil untuk melakukan pencarian setelah menerima laporan dari bapak Dahri,” kata Nanang Sigit PH., S.IP., M.M Kepala Basarnas Mataram, Minggu (14/6).

Tim sar gabungan dari Basarnas Mataram, TNI, Polri, BPBD, masyarakat/nelayan setempat dan unsur terkait  lainnya melakukan pencarian di lokasi kejadian dan wilayah sekitarnya.

“cuaca kurang bersahabat seperti gelombang yang cukup tinggi merupakan kendala kami selama pencarian. hingga pukul 18.00 wita, hasil masih nihil. Pencarian dihentikan sementara dan akan kami lanjutkan esok hari (15/6),” imbuhnya. 

Berawal saat korban bersama dua orang lainnya (saksi) atas nama Ramdi (kakek korban) dan Rahim (teman korban) pergi memancing sekitar pukul 08.30 wita.

Tiba di lokasi kejadian, mereka langsung memancing ikan dari atas tebing karang. Sekitar pukul 16.30 wita, Agus mengajak kakeknya untuk pulang, namun ia meminta korban untuk pulang terlebih dahulu.
korban berkata, 
"Sebentar dulu dah saya mau pasang pancing di tempat biasa".
Beberapa saat kemudian, saksi mendengar suara korban memanggil dua kali, namun tidak dihiraukan. Saat hendak pulang, saksi mencari keberadaan korban sekitar pukul 17.00 wita, namun hanya menemukan sandal dan pancing miliknya. Saksi langsung melakukan pencarian terhadap korban sekitar satu jam lamanya.
Tidak ditemukan, saksi langsung menghubungi Polsek Sekotong dan pihak keluarga untuk melakukan pencarian secara bersama-sama. namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan dan diduga tenggelam terseret ombak.

Kawasan Pantai Meang yang terletak diujung Selatan Pulau Lombok memang di kenal dengan ombaknya yang tinggi.Untuk memancing di lokasi ini harus mengenal situasi sekitarnya.

"Untuk memancing di kawasan ini paling tidak harus ada pawang atau pemandu,karena biasanya mereka tau mana tempat tempat yang aman untuk memancing dan tidak memiliki ombak yang besar,"kata seorang penduduk setempat. (Redaksi)

Redaktur   : Haris
Admin       : Firman
Pimred     : Nurdin Dino SH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.