9 April 2020

Desa Babussalam Lombok Barat Coba Isolasi Diri

LOMBOK BARAT - Untuk mencegah menyebarnya Covid - 19 di wilayah desanya, Tim Gugus Tugas dan Pemerintah Desa Babussalam Kecamatan Gerung Lombok Barat akan melakukan isolasi mandiri terbatas selama dua malam, yaitu Jum'at-Sabtu,  10-11 April 2020.

Hal itu akan diefektifkan dengan melakukan penjagaan di empat titik masuk Perbatasan Desa Babussalam. Tim Gugus Tugas akan melakukan pemeriksaan siapapun yang keluar-masuk di wilayah Desa Babussalam. Mereka akan disuruh kembali ke rumahnya masing-masing. Untuk membatasi aktivitas warga, seluruh penerangan jalan umum akan dimatikan.

Kepala Desa Babussalam M. Zaini ketika memberi arahan kepada seluruh anggota satgas di aula Kantor Desa, pada Kamis 9 April 2020 mengatakan, mereka telah merencanakan hal tersebut dari tiga minggu yang lalu melihat perkembangan penyebaran Covid-19 yang sudah mengkhawatirkan.

"Saya berharap, isolasi terbatas mandiri ini bisa berlaku dalam skala besar seperti melibatkan desa dan kelurahan se-Kecamatan Gerung," harap Zaini.

Di tempat yang sama Camat Gerung H.  Mulyadi sangat mengapresiasi rencana kegiatan tersebut.

"Mudah-mudahan ini bisa ditiru oleh desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Gerung dan Wilayah Lombok Barat pada umumnya sehingga apa yang diharapkan untuk mencegah Covid - 19 ini segera berakhir dan masyarakat tidak merasa panik dan merasa takut dengan adanya wabah virus ini," harapnya.

Senada dengan Camat, Kapolsek Gerung Saripudin juga menyambut gembira hal tersebut.

"Ini sangat membatu kami dari pihak kepolisian dan TNI. Nanti saya harapkan kepada teman - teman yang akan bertugas di Pos penjagaan agar menggunakan perlengkapan seperti masker dan juga harus menjaga jarak," pesannya.

Dalam proses penjagaan nanti, Kapolsek menegaskan akan melibatkan para relawan yang berasal dari daerah tempat penjagaan agar lebih mengenal siapapun yang akan diperiksa.

"Kalau ada orang dari luar, kita akan bantu  personil di setiap posko penjagaan. Saya lihat Desa Babussalam ini sangat responsif dalam berbagai hal dan selalu siap," ujarnya.

Menanggapi inisiatif desa, ditemui terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Baehaqi mengaku gembira dengan hal tersebut.

Baehaqi mengapresiasi inisiatif masyarakat yang melalukan berbagai kegiatan secara mandiri untuk pencegahan penyebaran Covid 19.

"Hal yang membanggakan adalah masyarakat yang mengambil inisiatif. Jam malam misalnya, pihak desa dan kecamatan yang memulai. Kita di kabupaten memantau dan membantu," ujar Baehaqi.

Tapi yang terpenting, imbuhnya, pembatasan sosial ini harus digalakkan oleh desa karena itu dianggapnya efektif untuk mengurangi resiko penyebaran.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.