28 April 2020

Dandim Lotim : Alhamdulillah Hari Ini Sembuh Enam Orang

Rapid test di Lombok Timur
LOMBOK TIMUR - Upaya serius tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan pencegahan corona virus desease (Covid-19) Kabupaten Lombok Timur terus dilakukan.

Hari ini, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jerowaru dari Puskesmas Sukaraja dibantu TNI dari Koramil 1615-04/Keruak dan Polsek Keruak melaksanakan tes rapid lanjutan (tahap II) terhadap 80 orang warga Desa Batunampar dan Desa Pane Kecamatan Jerowaru di halaman SDN 2 Batunampar, Selasa 28 April 2020.

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., disela-sela kesibukannya mengatakan rapid tes lanjutan tersebut dilakukan sebagai upaya tracking contact untuk memastikan tidak adanya penularan virus corona pada masyarakat.

Dijelaskannya, sebelumnya pernah dilakukan rapid tes terhadap 180 orang lebih dan sekarang berdasarkan hasil tracking contact sekitar 80 orang yang harus dilakukan pemeriksaan ulang, namun ada beberapa orang yang mempunyai keluhan flu karena pernah kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

"Semoga hasil tes rapid ini negatif semua, sehingga masyarakat tetap tenang dan terus melaksanakan imbauan pemerintah," harap Agus Donny.

Selain itu, Agus Donny juga mengucapkan rasa syukur atas kepulangan enam orang warga yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Soedjono Selong.

"Alhamdulillah, hari ini enam orang dinyatakan sembuh dari pihak RSUD Soedjono Selong dan sudah pulang," ungkap Komandan Kodim 1615/Lotim.

Keenam orang tersebut, lanjut Agus Donny, berasal dari Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Desa Jurit Baru, Desa Terara, Desa Korleko dan Desa Bebidas.

"Mari kita terus ikhtiar dengan mentaati imbauan pemerintah dan jangan lupa berdoa agar terbebas dari virus corona," tutup Alumnus Akmil 2001 tersebut.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.