9 Maret 2020

Polsek Mataram Tangkap Pencuri Sepatu Bekas

MATARAM — Polsek Mataram menangkap Budiman Tri Mulyanto alias Budimen (33 tahun) warga Karang Sukun, Kecamatan Mataram Kota Mataram. Ia ditangkap karena diduga pelaku pencurian sepuluh pasang sepatu bekas impor. Budimen ditangkap pekan lalu sekitar pukul 09.00 wita tak jauh dari kediamannya di Karang Sukun.

"Pelaku ini pencuri sepatu bekas. Sekarang sudah kita tangkap,’’ ungkap Kapolsek Mataram, AKP Rafles Girsang saat menceritakan pengungkapan kasus ini di Mapolresta Mataram, pada Senin 9 Maret 2020.

Pelaku beraksi minggu dini hari, 23 Februari 2020 sekitar pukul 00.15 wita. Pelaku memanjat tembok ruko milik korban. Setelah itu menjebol atap dan plafon. Pelaku lantas leluasa masuk ke dalam toko. Selanjutnya, 10 pasang sepatu korban milik korban diembat pelaku. Budimen selanjutnya mengambil karung untuk mengangkut sepatu curiannya.

‘’Sepatu bekas itu dari berbagai merek. Kondisinya masih bagus. Kerugian korban itu sekitar Rp 2,7 juta,’’ bebernya.

Kasus ini diungkap setelah petugas melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi diperiksa petugas. Kebanyakan adalah pedagang yang merupakan warga sekitar. Keterangan saksi mengarah kepada Budimen. Sementara tempat tinggal Budimen di belakang Pasar Karang Sukun tak jauh dari lokasi kejadian.

‘’Dari hasil keterangan itu. Pelaku kita cari dan tangkap tanpa perlawanan tak jauh dari TKP,’’ paparnya.

Setelah ditangkap. Pelaku menunjukkan barang bukti hasil curiannya. Sepatu curian masih tersimpan rapi di rumah salah seorang kerabatnya. Barang bukti tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas.

"Jadi barang buktinya belum dijual. Tapi rencananya mau dijual. Sepasangnya seharga Rp 50 ribu tapi keduluan ditangkap,’’ ungkap Rafles.

Petugas memeriksa dan meminta keterangan pelaku. Pelaku mengaku sudah dua kali melakukan pencurian. Sebelumnya, Budimen pernah dihukum dan divonis 1 tahun 8 bulan dalam kasus kepemilikan narkotika.

‘’Dia pernah dipenjara di kasus narkotika. Pengakuannya nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Biasa klasik begitu pengakuannya untuk makan,’’ katanya.

Budimen juga mengakui perbuatannya. Ia mencuri karena kepepet. Lalu juga untuk membeli kebutuhan hidup. Lelaki 33 tahun itu juga mengaku beberap kali main judi online.

‘’Sepatu yang saya ambil itu belum dijual. Nanti rencananya dijual,’’ ungkapnya.

Dengan perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.