22 Maret 2020

Polres Lotim Amankan Dua Jambret. Salah Satunya Residivis

LOMBOK TIMUR - Jajaran Polres Lotim mengamankan dua orang berinisial S dan JP.  Keduanya merupakan warga Korleko, Labuhan Haji, Lotim.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama SE SIK, mereka diamankan setelah dihakimi massa usai kepergok menjambret gelang emas di Mendana Raya, Keruak, Lotim pada Sabtu 21 Maret 2020.

"Sekitar Pukul 17.00 Wita Tim Resmob SatReskrim Polres Lotim & Anggota Polsek Keruak telah menangkap 2 orang pelaku jambret yang terjadi di dusun Mendana desa Mendana Raya Kec. Keruak Kab. Lotim." Ujarnya via WhatsApp.

Diterangkan bahwa keduanya melakukan aksinya pada sore hari dengan cara mendatangi TKP mengendarai Sepeda motor Satria FU. Setiba di TKP pelaku mengincar korban perempuan.

Setelah korban melintas pelaku langsung membuntuti hingga di jalan sepi, kemudian pelaku memepet korban dari arah kiri dan menarik paksa gelang emas milik korban. Selesai melakukan aksinya pelaku kabur meninggalkan TKP.

Dalam kondisi histeris kemudian korban berteriak meminta tolong sehingga warga mengejar pelaku. Setibanya di jalan Raya Mendana pelaku terjatuh kemudian di hakimi oleh massa.

"Selang beberapa menit kemudian Tim Resmob Polres Lotim dan Polsek keruak melakukan evakuasi terhadap pelaku yang tengah dihakimi oleh massa." Kata Made Yogi.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda Motor Satria FU milik pelaku, 1 Bilah Parang milik Pelaku, 1 Buah Gelang Emas milik Korban, dan 2 Buah HP milik Pelaku.

Saat diinterogasi, terduga S diketahui merupakan residivis kasus yang sama dan baru selesai menjalani massa hukuman di Rutan Selong.

S merupakan target Tim Resmob karena diduga melakukan beberapa aksi di wilayah hukum Polres Lotim dimana dalam beberapa aksi pelaku terekam CCTV.

"Saat ini Pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polres Lotim guna pengembangan dan  Proses hukum lebih lanjut," pungkas Made Yogi.

Penulis : Hadi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.