24 Maret 2020

Penyebar Hoax Corona Puskesmas Labuapi Ditangkap

LOMBOK TENGAH - Polres Lombok Tengah mengamankan perempuan berinisial FZ (29) warga Kecamatan Praya Tengah.

FZ diduga sebagai penyebar berita Hoax pasien positif virus corona di Puskesmas Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

“FZ menyebar berita yang diduga hoax melalui Whatsapp Grup bahwa ada pasien suspect virus corona di Puskesmas Labuapi, sehingga yang bersangkutan diamankan,” ujar Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Ketut Tamiana didampingi Kasatreskrim, AKP Priyo Suhartono pada acara konferensi perss di kantornya, pada Selasa 24 Maret 2020.

Dijelaskan, akibat perbuatannya FZ dikenakan UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 28 ayat (1) tentang Informasi Bohong. Setelah dilakukan pengecekan bahwa informasi yang disebarkan FZ itu tidak benar.

“Selain mengamankan pelaku kita juga mengamankan barang bukti berupa Hp dan seorang saksi inisial AM yang merupakan mahasiswi PKL di Puskesmas Labuapi tersebut,” jelasnya.

“Status FZ masih dilakukan pengaman satu kali 24 jam, kasus ini masih kita kembangkan dan kita akam koordinasi dengan pihak Polda NTB terkait adanya Video yang beredar itu juga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Lombok Tengah juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan berita Hoax yang belum dikonfirmasi kebenarannya.

“Apabila ada yang menyebarkan berita Hoax akan dijerat dengan UU ITE dengan hukuman 6 Tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar,” pungkasnya.

Sementara itu, FZ meminta maaf atas chat whatsapp yang beredar, bahwa ada pasien positif corona di Puskesmas Labuapi tersebut, karena setelah dilakukan pengecekan berita itu tidak benar.

“Saya minta maaf karena sudah meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Hadi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.