6 Maret 2020

Ketagihan Judi Online Adrean Embat Sepeda

Ketagihan Judi Online Adrean Embat Sepeda
MATARAM - Adrean alias Ian Dalek (33 tahun), warga Kelurahan Pejeruk Kecamatan Ampenan Kota Mataram ditangkap tim Opsnal Polsek Ampenan. Upaya paksa kepolisian itu karena Adrean diduga sebagai pelaku pencurian 1 unit sepeda di Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Pejeruk Kecamatan Ampenan. Bujangan ini ditangkap selang beberapa hari pasca mencuri sepeda korban.

‘’ Pelaku kita tangkap hari Selasa 3 Maret 2020 sekitar pukul 18.30 wita. Pencuriannya itu tanggal 27 Februari 2020 pukul 02.00 Wita dini hari,’’ ungkap Kapolsek Ampenan, AKP Nasrullah saat press release di Mapolsek Ampenan, Jumat 6 Maret 2020.

Pelaku disebut petugas kenal dengan korban. Awalnya, pelaku datang ke rumah korban hari Selasa siang 3 Maret 2020. Ia datang untuk menawarkan dan menjual selimut mobil kepada korban. Karena tidak ingin membeli selimut mobil. Permintaan itu ditolak korban.

Penolakan itu membuat pelaku cukup kecewa. Apalagi selimut mobil ditawarkan cukup murah. yaitu seharga Rp 100 ribu. Ia kemudian melihat sepeda terparkir di garasi rumah korban.

‘’ Pelaku memutuskan balik ke rumah korban dini hari di hari yang sama. Ia ke sana untuk mengambil sepeda korban. Saat itu pintu rumah korban terbuka. Sepeda itu hanya ditenteng keluar dari rumah korban,’’ beber Nasrulloh.

Apes bagi Adrean. Dia tidak sadar, aksinya itu terekam jelas CCTV yang terpasang dirumah korban. Wajahnya pun terlihat jelas. Begitu juga baju yang digunakan masih sama saat dirinya datang menawarkan selimut mobil.

‘’ Pelaku terekam CCTV. Itu yang memudahkan kita mengungkap kasus ini,’’ katanya.

Dari hasil penyelidikan terungkap. Sepeda korban dijual kepada salah satu karyawan ritel moderen di Ampenan. Sepeda itu dijual dengan harga Rp 350 ribu. Kapolsek mengatakan, uang tersebut akan digunakan sebagai modal judi online.

‘’ Dia mau pakai untuk judi online hasil jual sepeda itu,’’ kata Nasrullah menuturkan.

Karena sepeda tersebut dijual kepada seseorang. Kepolisian memastikan masih melakukan pengembangan.

‘’ Termasuk sudah berapa kali dia menjual hasil curian itu kita selidiki. Untuk 480 (penadahan) masih kita kembangkan,’’ ungkapnya.

Adrean hanya menundukkan wajah setelah ditangkap petugas. Dia mengaku sudah 10 kali bermain judi online. 10 kali bermain judi online. Adrean hanya sekali menang. Dia menjadi ketagihan dan nekat mencuri untuk modal judi online.

‘’ Tapi kebanyakan saya sering kalah,’’ katanya mengaku.

Adrean juga tidak menyangka dalam waktu singkat ditangkap petugas. Dia ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan.

‘’ Saya bantu paman pasang pipa air terus ditangkap,’’ ungkapnya.

Dari perbuatannya itu. Adrean terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.