15 Maret 2020

Adhar Kaling Ansor di Polisikan

MATARAM – Kepala Lingkungan Ansor Perum Elit Asri Kota Mataram bernama Adhar dilaporkan ke Polisi oleh Kuasa Hukum, Nurdin Dino SH.

Menurut Nurdin Dino, laporan ditempuh sebab Kaling Ansor Perum Elit Asri Kota Mataram dianggap melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan telah merugikan kliennya.

“Saya selaku Kuasa Hukum bersama Klien mendatangi Mapolresta Mataram, untuk melaporkan kasus penghadangan dum truck pengangkut material tanah urug ke lokasi tanah Klien oleh Adhar Kepala Lingkungan Ansor Perum Elit Lingkar Asri Kota Mataram, tindakan penghadangan tersebut merupakan perbuatan tidak menyenangkan dan melawan hukum,” ungkap Nurdin Dino pada Sabtu 14 Maret 2020.

Sebelumnya, Kaling Ansor bernama Adhar dengan Nurdin Dino sempat terlibat cekcok dan bersitegang saat penghadangan dum truck pengangkut material tanah urug yang melintas di Jalan Lingkungan Perum Elit Lingkar Asri tepatnya di samping rumah Kepala Lingkungan. Namun keributan tersebut dapat di lerai dan diredam oleh sejumlah aparat kepolisian.

Kaling Ansor ini berdalih penghadangan di lakukan atas aspirasi warga yang tidak menginginkan jalan lingkungan perumahan di lalui dum truck pengangkut material tanah urug untuk kepentingan bisnis karena tidak ingin memperarah kondisi jalan lingkungan yang sudah rusak.

“Itu lihat jalan lingkungan kami sudah rusak dan tergenang kalau hujan, dan kami tidak mengijinkan kendaraan milik siapun melintas kalau untuk bisnis,” tegasnya.

Pengembang menyatakan bersedia memberikan kompensasi ke warga perum untuk bisa diberikan akses jalan mengangkut material tanah urug ke lokasi tanah kavling yang letaknya berada di belakang Perum Elit Lingkar Asri Kota Mataram.

Upaya mediasi mempertemukan perwakilan warga perum dengan pihak pengembang pun sudah ditempuh namun belum menemui kesepakatan. Acuan tersebut yang di jadikan pegangan Kaling Ansor Adhar untuk tidak memberikan ijin dum truck pengangkut material tanah urug melintasi jalan lingkungan.

Kuasa Hukum pengembang Nurdin Dino memiliki referensi, dan menjelaskan kalau Jalan Lingkungan Perum Lingkar Asri Kota Mataram tersebut merupakan fasilitas umum pasca pengelolaannya diambil oleh Pemerintah Kota Mataram.

“Berdasarkan ketentuan pasal 26 peraturan perundang – undangan Nomor 26 tahun 2007 tentang tata ruang, setiap orang berkewajiban memberikan akses terhadap kawasan yang menyangkut kepentingan umum, dan dalil tersebut di terangkan oleh pejabat dinas PU/PR Kota Mataram,” pungkasnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Joko Tamtomo yang di konfirmasi terkait laporan polisi Kaling Ansor Perum Elit Asri Kota Mataram membenarkan hal tersebut. Dan akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor untuk dimintai keterangan.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.