4 Februari 2020

Tangkap Pelaku Curat, Polsek Lingsar Temukan Pipet Bekas Sabu

Jumpa Pers Polres Mataram
MATARAM — Tim Opsnal Polsek Lingsar menangkap seseorang yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan. Pelaku bernama Akmaludin alias Bije (43 tahun) warga Dusun Menjeli, Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Ia ditangkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus tersebut.

‘’ Pelaku kami tangkap pukul 16.30 wita. Jadi kurang 24 jam setelah beraksi,’’ ujar Kapolsek Lingsar, Iptu Gede Sukarta saat press release di Mapolresta Mataram, kemarin (4/2).

Pelaku mencuri sekitar bulan November tahun lalu. Dia mencuri handphone milik korban yang diletakkan di jendela. Karena rumah korban tidak terkunci. Pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mengambil handphone milik korban. Pencurian ini diketahui setelah korban bangun tidur keesokan harinya.

‘’ Padahal rumah korban saat itu terkunci. Tapi pelaku tetap masuk dan mengambil handphone pelaku yang harganya kira-kira Rp 2,6 juta,’’ bebernya.

Berdasarkan laporan korban. Petugas langsung melakukan penyelidikan. Dari keterangan beberapa saksi. Resmob Lingsar menemukan titik terang yang mengarah ke identitas pelaku. Apalagi pelaku masih satu kampung dengan korban. Penangkapan pun cepat dilaksanakan tanpa perlawanan dari pelaku.

‘’ Pelaku ini satu kampung dengan korban. Langsung kita tangkap dan amankan beserta barang buktinya,’’ paparnya.

Cukup banyak barang bukti yang diamankan petugas. Selain satu buah Handphone. Petugas mengamankan parang dan pedang di rumah pelaku. Selanjutnya juga pipet bekas sabu. Klip bekas sabu yang sudah terpakai juga ditemukan petugas. Ada juga sejenis jimat diamankan petugas. Sukarta memastikan, pihaknya sedang mendalami dugaan kejahatan lain yang melibatkan pelaku.Termasuk juga kemungkinan pelaku bertindak sadis kepada korbannya.

‘’ Itu masih kita kembangkan. Karena ini pedang dan parang. Ada pipet sabu juga yang kita temukan,’’ terang Sukarta.

Di depan petugas. Pelaku dengan polos mengakui perbuatannya. Ia mengaku terpancing masuk ke rumah korban yang tidak tekunci. Sehingga memudahkannya masuk kamar dan mengambil handphone milik korban.

‘’ Saya masuk begitu saja karena rumahnya tidak terkunci. Saya baru sekali ini saja mencuri,’’ ungkap Bije.

Karena perbuatannya, Bije terancam dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis : Nurul
Editor : Rahmat
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.