25 Februari 2020

Ojek Kurir Sabu Karang Bagu Diringkus

MATARAM — Untuk kesekian kalinya Satresnarkoba Polresta Mataram memberantas jaringan peredaran narkoba di Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Seorang pria yang diduga pengedar narkotika jenis sabu di wilayah tersebut kembali diringkus. Pelaku berinisial SU (49) warga Karang Bagu Kota Mataram.

Ia ditangkap karena diduga sebagai orang suruhan (pelangsir) pengedar sabu di wilayah itu. Pria yang seharinya berprofesi sebagai ojek itu ditangkap petugas.

‘’SU ini pelangsir sabu. Kita tangkap 21 Februari sekitar pukul 01.30 wita. Dini hari dia kita tangkap,’’ terang Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa saat press release di Mataram, Selasa 24 Februari 2020.

Pelaku disebut sebagai pelangsir sabu di Karang Bagu. Prakteknya, pelaku menerima uang dari seseorang. Kemudian menerima order membeli sabu di Karang Bagu. Selanjutnya, sabu yang dibeli akan dijual lagi kepada orang lain.

‘’Pelangsir berbeda dengan kurir. Pelangsir itu hanya suruhan saja,’’ ungkap Kadek.

Penangkapan SU cukup berbelit. Petugas bercucuran keringat menangkap SU. Karena saat penangkapan. Terjadi aksi kejar-kejaran dengan pelaku. SU melarikan diri saat tahu kedatangan petugas.

Nasib SU apes dan sial. Tubuh tambunnya tidak kuasa mengimbangi gesitnya kejaran petugas. Ia tertangkap di Gang Kubur Karang Bagu.

‘’Karena tubuhnya gemuk. Pelaku jatuh saat kita kejar. Makanya langsung bisa kita tangkap,’’ kata Kadek.

Usai ditangkap. Petugas melakukan pengeledahan badan. Dua poket kristal bening yang diduga sabu ditemukan petugas.

Masing-masing seberat 0,34 gram. Sehingga total shabu yang ditemukan petugas 0,68 gram. Selain itu, uang Rp 300 ribu yang diduga transaksi shabu ikut diamankan petugas.

‘’Lengkap dengan barang buktinya kita temukan,’’ paparnya.

Introgasi petugas, pelaku sebagai penyalahguna aktif. Modus yang dilakukan pelaku. Kerap membelikan sabu untuk orang lain. Ia selanjutnya mengambil posisi atau menunggu di Gang Kubur Karang Bagu.

‘’Keuntungannya Rp 100 ribu setiap membelikan sabu. Pengakuannya baru empat kali. Itu pengakuannya dan masih akan kita kembangkan,’’ tegas Kadek.

Perbuatan pelaku terancam dijerat pasal 114, pasal 112 dan pasal 127 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.