27 Februari 2020

Lempar Polisi, Pengedar Sabu Asal Pandan Salas Meringkuk di Penjara

MATARAM — Ini akibatnya jika mengganggu dan menghalangi tugas kepolisian. Apalagi sampai melempar petugas saat bertugas.

Seperti yang dilakukan AR (49 tahun). Lelaki asal Pandan Salas Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara itu ditangkap kepolisian.

Selain melempar petugas saat bertugas. Ia diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Karang Bagu, Mataram.

‘’Pelaku kita tangkap tanggal 19 Februari 2020 sekitar pukul 22.00 wita di Pandan Salas,’’ ungkap Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, 27 Februari 2020.

Berawal saat petugas melaksanakan penggerebakan di wilayah Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram.

Saat itu, pelaku diduga ikut menyerang dengan cara melempar petugas. Identitas pelaku diketahui dan ditangkap dirumahnya di Pandan Salas.

‘’Untuk kasus penyerangannya sudah kita serahkan ke Satreskrim Polresta Mataram. Itu sesuai pasal 160 KUHP karena melakukan penyerangan,’’ bebernya.

Kadek meminta masyarakat tidak meniru tindakan AR. Tindakan AR sama sekali tidak membuat petugas gentar. Pemberantasan narkoba tetap digencarkan.

 "Tidak dibenarkan menyerang petugas yang sedang vertugas. Itu ancamannya bisa 6 tahun,’’ tegas Kadek.

Beranjak dari Karang Bagu. Petugas bergerak ke kediaman AR di Karang Bagu. Pengeledahan langsung dilakukan. Hasilnya, petugas menemukan kristal bening diduga sabu seberat 2,28 gram di kediaman pelaku.

Selain itu, beberapa barang bukti lainnya ditemukan petugas. Seperti pipa kaca, jarum kompor, silet cutter, 1 bendel plastik klip dan uang tunai Rp 742 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.

Kadek menjelaskan, AR diduga menjual sabu di Karang Bagu. Setelah berjualan barang haram. Dia langsung pulang ke Pandan Salas.

‘’Asal barangnya itu dari seseorang berinisial A. Sekarang masih dalam pengejaran,’’ ungkap Kadek.

AR diketahui beberapa bulan terakhir menjual sabu di Karang Bagu. Dia juga disinyalir menyediakan tempat untuk menggunakan sabu.

‘’Hasil tes urinnya juga positif. Ia pengguna aktif,’’ tegasnya.

Dengan perbuatannya itu. AR disangkakan melanggar pasal 114. Pasal 112 dan pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 15 tahun penjara.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.