7 Februari 2020

Dua Penari Telanjang di Senggigi Ditangkap Polisi

Jumpa pers Polda NTB soal penari telanjang
MATARAM - Dua orang wanita penari telanjang (Striptease) yang juga sebagai partner song (PS) berinisial YM alias NT (35) asal Kota Cilegon dan SM alias KR (23) asal Serang Banten di amankan jajaran Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB, pada Rabu (5/2).

Keduanya di amankan saat melayani tamu di sebuah cafe di Wilayah Batu Layar, Senggigi Kabupaten Lombok Barat. Kedua penari telanjang tersebut mengaku mendapatkan bayaran sebesar Rp. 3.000.000 untuk memberikan pelayanan menari tanpa busana.

Selain kedua penari, Polisi juga mengamankan pelaku lainnya yakni DA alias PD (43) yang bertindak sebagai penghubung bagi tamu yang menginginkan layanan penari tanpa busana tersebut.

DA mengharuskan setiap pengunjung yang menginginkan layanan khusus tersebut harus menyetor uang sebesar 2 juta rupiah yang di transper ke rekeningnya.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto S.I.K. M.Si., menjelaskan DA menjadi otak penyediaan paket khusus penari telanjang tersebut.

"Untuk mendapatkan layanan khusus itu, pengunjung harus menyetorkan uang muka Rp. 2.00000 melalui rekening tersangka DA alias PD," ujar Artanto saat menggelar jumpa pers di Mapolda NTB, Jumat (7/2).

Mereka dijerat dengan pasal 33 juncto pasal 7 dan 4 dan pasal 34 juncto pasal 8 atau pasal 36 juncto pasal 10 undang-undang nomor 44 tahun 2008.

"Mereka diancam pidana paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp7,5 miliar dan atau pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar," tandas Kabid Humas Polda NTB.

Penulis : Rahmat
Editor : Rahmat
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.