26 Februari 2020

Ditangkap di Lingsar, DPO Sabu Nyamar Jadi Petani

MATARAM - Pelarian RA (20 tahun) warga Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram yang diduga pengedar narkotika jenis Sabu berakhir sudah.

Ia ditangkap setelah 16 hari masuk daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polresta Mataram. Sempat kabur dan melarikan dari Karang Bagu. Pemuda ini ditangkap setelah persembunyiannya terendus di wilayah Lingsar, Lombok Barat.

‘’Kita butuh usaha menangkap pelaku. Kami tangkap tanggal tanggal 3 Februari. Dia bersembunyi 16 hari dan ditangkap di Lingsar,’’ beber Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa saat press release di Mataram, Rabu 26 Februari 2020.

Sebelumnya, empat rekan pelaku sudah ditangkap petugas. Di rumah pelaku, sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan sabu. Petugas kemudian menggelar penggerebakan kala itu.

‘’Di sana memang sebagai tempat transaksi narkoba dan pesta sabu,’’ paparnya.

Saat dilakukan penangkapan. Petugas didampingi kepala lingkungan (kaling) setempat. Petugas menemukan dua poket berisikan kristal bening yang diduga sabu seberat 1,98 gram.

‘’Barang buktinya sudah kita uji di Labfor Bali. Itu termasuk narkotika golongan I yaitu sabu,’’ sebutnya.

Proses penangkapan RA tidak mudah. Dalam pelariannya, RA mengecoh aparat dengan cara menggunakan topi petani. Kemudian juga berpura-pura menjadi petani.

"Kami kejar dia di swah tapi berhasil melarikan diri di gorong-gorong sawah. Sekarang sudah tertangkap. Banyak dia lakukan saat melarikan diri,’’ tuturnya.

Dari pengakuan tersangka dihadapan petugas. RA mengaku sudah menggunakan sabu sejak duduk di Sekolah Dasar (SD). Ini tak lepas dari peredaran narkoba yang parah di Karang Bagu.

"Sekarang kami sedang gencar melakukan penindakan di sana. Kami dari kepolisian butuh dukungan masyarakat. Ini masalah kita bersama. Jadi harus dihadapi bersama juga,’’ Tegas Kadek.

Dari perbuatannya itu, RA terancam dijerat pasal 112 dan 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara.

Penulis : Redaksi
Editor : Hadi
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.