3 Februari 2020

Bisnis Barang Antik, Menjadi Satu Harapan Buat Keluarga Amaq Anggrat

Pebisnis barang antik, Amaq Anggrat
LOMBOK UTARA - Amaq Anggrat (80) yang tinggal di Dusun Lokok Rangan Desa Kayangan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu yang menekuni bisnis barang antik hingga saat ini.

Amaq Anggrat dari sejak muda sampai masa tuanya terus mencari barang antik untuk membangun perekonomian demi masa depan anak- anaknya.

Semula dirinya tidak percaya diri kalau usahanya tidak menjanjikan, akan tetapi apa yang dirasakan ternyata dirinya sukses.

Melalui bisnis barang antik tersebut tentu saja harus memiliki kecintaan terhadap barang antik, selain itu diperlukan memiliki pengetahuan yang luas tentang barang- barang antik.

Menurut Amaq Anggrat, barang antik banyak ragamnya, mulai dari guci, patung giok, lemari jati, dan keris pusaka.

"Barang-barang antik merupakan barang yang bersifat unik historis, dan tentu saja mahal" ujar Amaq Anggrat di kediamannya Dusun Lokok Rangan Desa Kayangan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Senin (3/2/2020).

Amaq Anggrat mengaku memiliki tantangan tersendiri untuk bisa mendapatkan barang antik, diantaranya banyak pesaing dan sukarnya mendapat barang antik.

"Beberapa hambatan yang mungkin akan ditemui, diantaranya banyak pesaing dan kesulitan mendapatkan suplai barang antik baru", katanya.

Hambatan lainnya adalah menjual barang antik tidak semudah menjual kacang goreng, dalam hal ini memerlukan kesabaran dan ketekunan, imbuh Amaq Anggrat.

Penulis : Johardin
Editor : Rahmat
Publikasi : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.