13 November 2019

Pusuk Gelar Festival Pesona Pusuk Lestari 2019

Crop banner Festival Pesona Pusuk Lestari 2019
SASAMBO NEWS – Desa Pusuk Lestari mengadakan Festival Minum Tuak Manis atau air nira pada 24 November 2019.

Menurut Kepala Desa Pusuk Lestari Lombok Barat (Lobar), Junaidi, Festival Minum Tuak Manis digelar sebagai upaya mendukung Pusuk Lestari sebagai Desa Wisata berbasis industri lokal.

“Festival Pesona Pusuk Lestari 2019,” ujar Junaidi pada Rabu 13 November 2019.

Dipaparkan Junaidi, persiapan untuk festival ini sudah mencapai 80 persen. Di antaranya telah disiapakan gelas yang terbuat dari bambu, jalur forest tracking di Monkey Forest, serta jalur Trail Adventure.

Yang belum disiapkan yaitu perlengkapan yang dibutuhkan pada saat acara seperti tenda, panggung, dan umbul-umbul.

Adapun target tuak manis yang dihidangkan adalah minimal 3000 gelas dengan mengundang semua instansi di Lombok Barat termasuk bupati dan juga Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Selain menampilkan sejumlah produk turunan dari tuak manis seperti gula batu dan gula semut, acara ini juga akan menampilkan para pemuda yang kreatif di antaranya dalam bentuk perkusi dengan memanfaatkan tong-tong sampah bekas dan juga penampilan tarian Gendang Beleq Desa Pusuk Lestari.

Dikatakan Junaidi, acara ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lobar termasuk Dinas Pariwisata dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Acara yang kemungkinan disponsori juga oleh Krida Mataram karena ada kegiatan trail adventure-nya ini juga akan menampilkan seorang pemuda yang akan meracik tuak manis layaknya bartender ala bar-bar.

Yang unik dari acara ini adalah minuman tuak manis akan dihidangkan langsung dengan bumbung yaitu alat untuk menampung tuak manis saat dipanen dan dituang ke gelas dari bambu.

“Diminumnya pake bumbung diambil langsung dari pohonnya,” pungkas Junaidi.

Penulis : SN01
Editor : Rahmat
Publikasi : Admin Sasambo News

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan. Komentar menjadi tanggung jawab pribadi. Pemilihan kata tanpa SARA, fitnah, hoax dan ujaran kebencian, sangat Kami hargai.